Hal tersebut disampaikan oleh Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto setelah apel siaga menjelang libur Idul Adha di Lapangan Korlantas Polri, Kamis (8/9/2016). Apel dihadiri ratusan anggota dari kepolisian dan perwakilan dari Kementerian dan instansi terkait lainnya.
"Yang sekarang saya apelkan ini berkaitan dengan antisipasi pergerakan manusia dan barang yang dari Jakarta ke Jawa. Sebagaimana kita cermati, saat libur Lebaran yang lalu terjadi kepadatan yang cukup panjang tepatnya di Brebes Timur. Oleh karena itu, kami bersinergi dengan kementerian terkait untuk mengantisipasi," kata Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai dengan surat edaran Dirjen Perhubungan Darat, mulai nanti malam jam 24.00 WIB yang sumbu muatannya lebih dari 2, seperti trailer itu tidak boleh melintas sampai tanggal 12 jam 24.00 WIB. Sehingga memudahkan masyarakat untuk beraktifitas," ujar Agung.
Terkait prediksi puncak arus mudik Idul Adha diperkirakan akan terjadi mulai Jumat (9/9) besok. Dan puncaknya pada malam hari. Sedangkan untuk puncak arus balik ke Jakarta, akan mulai terjadi pada Senin (12/9) siang.
"Arus balik dimulai Senin selesai solat dan potong qurban. Siang mereka jalan dan malam sampe sini (Jakarta)," tutur Agung.
Selama pelaksanaan mudik dan arus balik Idul Adha, Korlantas Polri bekerja sama dengan Kemenhub dan Kementerian PUPR. Gunanya untuk mempermudak koordinasi dengan kedua lembaga bila terjadi kejadian saat libur.
"Akan ada LO, yang standby di Korlantas dari Kemenhub dan PU. Gunanya dengan beberapa monitor CCTV dan alat komonikasi yang ada, kalau ada hal-hal urgent LO akan mengkomunikasikan dengan satuan tugas di kementeriannya. Sinergitas yang kita bangun, semoga dalam pengamanan diberikan kesehatan dan masyarakat lebih nyaman dan aman," tutupnya (rvk/rvk)











































