"Kasusnya masih diselidiki dan para pelakunya masih kami cari. Tim masih bekerja di lapangan," ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Rabu (7/9/2016).
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/9) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, korban sedang tertidur di dalam warnet terbangun karena mendengar kegaduhan segerombol pemuda bermotor mendatangi warnet tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi Buru Geng Motor yang Serang Pemuda di Warnedikenal masuk ke dalam warnet," imbuhnya.
Para pelaku yang menbawa senjata tajam itu tiba-tiba membacok korban yang sedang dalam keadaan tidur pulas. Akibat peristiwa itu, korban terluka di bagian pergelangan kanan dan lengan atas kanan.
"Saksi dapat kabur lolos dari serangan tersebut, setelah para pelaku pergi lalu saksi kembali ke warnet dan melakukan pertolongan terhadap korban dengan cara membawa korban ke RS Fatmawati," jelasnya.
Selain korban Ardianto, diduga ada korban lainnya yang belum diketahui identitasnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, pihaknya masih mendalami apakah peristiwa tersebut ada kaitannya dengan kelompok geng motor yang berguru ilmu kebal di Jagakarsa atau bukan.
"Terkait itu, kami masih melakukan pendalaman apakah itu ada kaitannya atau tidak," ujar Awi. (mei/aan)











































