Nias Hancur, Banyak yang Mati

Warga:

Nias Hancur, Banyak yang Mati

- detikNews
Selasa, 29 Mar 2005 13:58 WIB
Jakarta - Bagaimana gambaran Nias saat ini, masih belum tergambar jelas. Sarana komunikasi hancur, demikian juga bandara, pintu gerbang utama yang membuka Nias dari isolasi. Namun warga menyebut situasi Nias mengerikan."Di sini banyak rumah yang hancur, banyak yang mati," begitu dikatakan Tina, seorang ibu warga Gunung Sitoli -- ibukota Kabupaten Nias -- dalam wawancara langsung lewat telepon dengan MetroTV, pukul 13.30 WIB, Selasa (29/3/2005).Tina bersama ratusan orang lainnya saat ini mengungsi di pendopo kabupaten. Mereka kelaparan karena tidak ada pasokan makanan. Yang ada hanya minuman. "Sejak gempa, kami belum makan," kata Tina.Menurut Tina, situasi Gunung Sitoli saat ini sepi. "Di sini sepi, banyak yang mati," katanya.Yang selamat, juga memilih untuk mengungsi. "Orang-orang ngungsi pakai kereta (motor), mobil...ke gunung atau ke mana," ujar Tina. Tidak banyak tempat kokoh yang bisa dijadikan tempat mengungsi. "Banyak yang hancur," imbuhnya.Saat ini, katanya, polisi mencoba mengais-ais korban jiwa di balik reruntuhan. "Ini pakai telepon rumah, kalau handphone mati. Listrik juga mati," kata Tina. Meski demikian, tak ada air pasang akibat gempa.Sementara itu, Bupati Nias Bina Hati Bae menyatakan, jumlah korban tewas yang sudah ditemukan sekitar seratusan. "Itu baru di Gunung Sitoli saja," katanya. Banyak bangunan runtuh akibat gempa. "50-60% bangunan bertingkat hancur, rata dengan tanah," sambungnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads