Di status yang tersebar itu seperti dilihat detikcom, Selasa (7/9/2016), Yudi mengaku kalau hasil rampokannya akan disumbangkan ke anak yatim. Di akhir statusnya dia menyatakan sebagai perampok internasional.
Status Yudi yang bergaya dengan tangan terkepal dan memukul dari atas motor itu terang saja diperbincangkan banyak orang. Entah dia sungguh-sungguh sebagai perampok atau hanya sekedar bercanda. Yudi memberi tahu lokasinya di Samarinda.
Status Yudi ini mendapat respons dari pihak kepolisian. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kaltim Kombes Tommy Winston Watuliu menyampaikan kasus status facebook ini tengah diselidiki.
"Kami dalami," terang Tommy. (dra/dra)











































