Fit and proper test dilakukan Senin (5/9) lalu di restoran Al Jazeera, Jalan Pramuka, Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu Sylviana diuji langsung oleh beberapa pimpinan partai politik tingkat DKI di antaranya Muhammad Taufik dan Syarif dari Gerindra, Nachrowi Ramli dari Demokrat dan Hasbiyallah Ilyas dari PKB.
"Secara umum dia bagus, dia punya personality yang kepribadiannya bagus. Dia mengutip sifat-sifat nabi seperti sidiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan) dan fatanah (cerdas)," ujar Ketua Tim Pemenangan Pilkada DKI Gerindra Syarif saat dihubungi detikcom, Selasa (6/9/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mau menyampaikan apa yang dia punya yaitu awareness untuk bangun Jakarta, konsepnya sistematis dan komprehensif serta lebih unggul dibanding petahana. Kalau dia ketemu representasi gender, sedang kita pertimbangkan. Pemilih perempuan cukup banyak jadi bisa jadi potensi untuk penarik suara, dia juga Betawi itu kita butuhkan," paparnya.
"Terus dia punya dasar-dasar nilai kepemimpinan yang baik. Sudah dia buktikan dalam rekam jejak di birokrasi yang cukup panjang, 18 tahun. Dia juga pernah jadi anggota DPRD," sambung dia.
Menurutnya, potensi Sylviana juga dirasakan oleh Partai Demokrat dan PKB. Kedua partai tersebut dalam pandangan Syarif tinggal membandingkan mana yang lebih tepat antara Saefullah atau Sylviana untuk dampingi Sandiaga.
"Pandangan saya pribadi dua partai ini (Demokrat dan PKB) sudah satu pikiran dalam visi dan misi untuk membangun Jakarta. Tinggal kita pilih yang terbaik di antara yang baik," tuturnya.
Sebelumnya Gerindra juga telah mengadakan fit and proper test terhadap Sekda DKI Saefullah pada Kamis (1/9) lalu. Selain Saefullah dan Sylviana sebenarnya Gerindra juga mengundang Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo untuk mengikuti uji kelayakan pada Senin (5/9) kemarin. Namun Yoyok enggan hadir. Alasannya, saat ini dirinya masih menjabat sebagai Bupati Batang.
"Diundang saya sih, diundang untuk fit and proper test. Kalau saya rasa jangan diundang untuk itu, saya kan masih jadi bupati. Saya lebih senang diajak diskusi. Kalau konteksnya diundang untuk diskusi membangun negeri, sharing-sharing saya datang," ujar Yoyok di Hotel Sofyan Betawi, Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).
"Yo saya nggak datang, saya ucapkan terima kasih untuk Gerindra, ini etika. Mungkin mereka melihat kinerja saya dan tim untuk membangun Batang," imbuhnya.
(wsn/fdn)










































