Tangani Gempa, Pemerintah Siapkan Dana Sebesar-besarnya
Selasa, 29 Mar 2005 13:04 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menyiapkan dana sebesar-besarnya untuk menanggulangi bencana gempa yang menimpa Pulau Nias dan sekitarnya. Penggunaan dana tanggap darurat itu tanpa melalui persetujuan DPR."Pemerintah akan menyalurkan dana berapa pun yang diperlukan tanpa melalui persetujuan DPR telebih dahulu mengingat kondisi darurat yang dihadapi," kata Menko Perekonomian Aburizal Bakrie kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa, (29/3/2005)."Sebab ini masalah darurat, seperti dulu dan kita keluarkan dulu, baru kemudian disetujui DPR berapa yang telah dikeluarkan. Jadi, akan segera dikeluarkan untuk langkah darurat berapa pun yang diperlukan," katanya.Pemerintah, lanjut dia, akan menggunakan sisa dana bantuan untuk tsunami Aceh dan Sumut sebesar Rp 1,2 triliun. "Kalau masih ada sisa dari dana itu kita akan menggunakan sisa dana tersebut," katanya.Di Istana Wapres, Menkominfo Sofyan Djalil mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla telah menginstruksikan penggunaan dan bantuan tsunami untuk Aceh dan Sumut dalam penanggulangan bencana gempa di Gunung Sitoli, Nias. Saat ini, katanya, di rekening Menko Kesra masih ada dana sebesar Rp 35 miliar. "Wapres mengatakan, silahkan itu dipakai," kata Sofyan.Selain bantuan dana, Ical menambahkan, pemerintah juga akan mengirim 22 orang dokter, bantuan makanan dan alat pemurnian air minum untuk membantu korban gempa."Tapi sudah rapat di Bakornas dan diperintahkan langkah awal diantaranya, pengiriman obat dan dokter serta pengiriman bantuan makanan," katanya.Ke-22 dokter tersebut akan berangkat hari ini dari Jakarta ke Nias dengan menggunakan hercules. Dan, bantuan makanan akan didistribusikan dari Medan dan Sibolga.Sementara itu, alat pemurnian air minum akan dikirim dari Jakarta. "Akan segera dikirim satu unit alat pemurnian air minum portabel dalam rangka bantuan kesehatan," kata Ical.
(umi/)











































