"Yang jelas yang SP3 tidak ada di sana," terang Iriawan kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/9/2016).
Iriawan sendiri menjelaskan, pihaknya akan memeriksa CCTV serta tujuan dan maksud perwira itu berkumpul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberadaan anggota di sana kita dalami. Termasuk etikanya, pantas enggak kumpul-kumpul. Kan ada wine juga. Akan kita disiplinkan," ujarnya.
Iriawan memastikan, bila ditemukan dugaan pelanggaran, akan ada sanksi yang diberikan.
"Kan profesi terikat kode etik. Kira-kira patut enggak? Sampai terkeras bisa dievaluasi jabatannya," ucapnya. (imk/dra)










































