Alasan Yoyok tidak mau menghadiri undangan tersebut adalah karena saat ini dia masih menjadi Bupati Batang.
"Diundang saya sih, sore ini diundang untuk fit and proper test. Kalau saya rasa jangan diundang untuk itu, saya kan masih jadi bupati," ujar Yoyok di Hotel Sofyan Betawi, Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Usai Diuji Gerindra, Saefullah: Saya Siap Dedikasikan Diri untuk DKI
Yoyok menuturkan kemarin sore dihubungi Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik untuk mengikuti fit and proper test.
"Yo saya nggak datang, saya ucapkan terima kasih untuk Gerindra, ini etika. Mungkin mereka melihat kinerja saya dan tim untuk membangun Batang," kata dia.
Baca juga: Ahok Doakan Saefullah Lolos Jadi Pendamping Sandiaga di Pilgub DKI
Yoyok mengatakan, dirinya masih belum sepenuhnya mantap untuk maju di Pilgub DKI Jakarta, meski dilirik sejumlah parpol. Namun, sampai saat ini komunikasi dengan beberapa partai yang belum menentukan calon untuk DKI-1 menurutnya masih terjalin baik.
"Biarkan saja mengalir, setelah 99 persen saya mau dagang, 1 persennya terserah Allah. Komunikasi dengan semuanya baik, saya sudah komunikasi dengan Demokrat, Gerindra, PKS, temen-temen grasroot PDIP juga, " paparnya.
Sebelumnya, Gerindra menyebut ada dua nama lain selain Yoyok yang diundang untuk mengikuti fit and proper test menjadi cawagub DKI. Mereka adalah Sekda DKI Saefullah dan Sylviana Murni. Beberapa hari yang lalu Saefullah sudah menghadiri fit and proper test di restoran Al jazeera di kawasan Pramuka, Jakarta Pusat.
![]() |












































