Hal ini disampaikan Zulkifli saat memberi sambutan Sosialisasi 4 Pilar MPR dalam acara Sarasehan Nasional 4 Pilar MPR dan Kesadaran Bela Negara di Gedung Nusantara V MPR, Jakarta, Senin (5/9/2016).
"Saat ini tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa sifatnya sudah multidimensi. Bentuk bela negara penting untuk kita pahami sebagai bakti dan pengorbanan kita kepada bangsa dan negara," ujar Zulkifli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dok. MPR |
Ia memaparkan, bentuk bela negara bisa dengan cara yang bermacam-macam. "Senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan, persaudaraan, harmoni dan toleransi dalam keberagaman adalahj bentuk bela negara yang mendasar sebagai satu kesatuan bangsa," sambungnya.
dok. MPR |
Zulkifli juga menegaskan pentingnya pembangunan karakter bangsa terhadap generasi muda sejak dini. Sebab jika tidak maka bukan tidak mungkin bangsa ini ke depannya akan kehilangan jati diri.
"Membangun karakter bangsa itu tidak boleh terlambat. Penting kita melakukan dan melasanakan sisialisasi 4 konsensus dasar bernegara," tutup Zulkifli.
Acara ini dihadiri oleh 450 orang terdiri dari perwakilan pelajar OSIS dan pramuka, perwakilan pemuda, perwakilan ormas agama, rohaniawan, akademisi, budayawan dan tokoh-tokoh masyarakat. Hadir pula perwakilan Menko Polhukam, perwakilan Kapolri, Rektor UIN, Imam Besar Masjid Istana. (tor/fjp)












































dok. MPR
dok. MPR