"Insya Allah hari Selasa (6/9) besok surat Presiden untuk pergantian Kepala BIN akan dibacakan oleh pimpinan DPR dalam rapat paripurna untuk selanjutnya dilakukan uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi I DPR," kata anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha kepada wartawan, Senin (2/9/2016).
Uji kelayakan dan kepatutan diharapkan tetap dilangsungkan hari Rabu (7/9), sesuai pernyataan yang sudah dilontarkan Ketua DPR. Tamliha berharap proses pemberian pertimbangan calon Kepala BIN berlangsung cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi I nantinya akan memberikan pertimbangan ke presiden, bukan persetujuan. Seperti uji kelayakan Kapolri yang juga pernah diikuti oleh BG di Komisi III DPR, Presiden tidak wajib mengikuti pertimbangan yang diberikan oleh DPR. Saat itu Komisi III setuju Komjen BG menjadi Kapolri, namun Presiden berpendapat lain.
Untuk kali ini, Tamliha yakin proses uji kelayakan dan kepatutan BG di DPR juga berlangsung lancar.
"Ini kan hampir semua fraksi sudah memberi pernyataan dukungan di media. Ini sebenarnya sudah selesai sebelum prosesnya," ujar politikus PPP ini. (tor/fjp)










































