"Dia mengaku sebagai perekrut. Diperintah oleh seorang perempuan yang merupakan bibinya," kata Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian di kantornya, Senin (5/9/2016).
"Dia mencari orang yang mau bergabung dalam jaringan Khatibah Gonggong Rebus (KGR) dengan misi meledakkan Marina Bay Singapura," tambah Sam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian dan jajaran memberikan keterangan (Foto: Agus Siswanto/detikcom) |
Leonardo dibekuk di sebuah warnet di Kecamatan Batu Aji, Batam, Sabtu (3/9). Dari hasil pengembangan, polisi mengamankan senapan angin mirip AK-47, paspor, buku tabungan, dan buku-buku lain tentang perang.
Baca: Anggota Kelompok KGR yang Hendak Serang Singapura Kembali Dibekuk di Batam
"Dia mengaku rutin berlatih menembak bersama temannya di daerah Nongsa, Batam," jelas Sam.
Foto: Agus Siswanto/detikcom |
Polisi masih menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini. Leonardo dalam waktu dekat akan dibawa ke Jakarta. Keterangannya akan dikonfrontir dengan 5 orang yang ditangkap sebelumnya.
Pada 5 Agustus 2016 lalu, 5 terduga teroris ditangkap di kecamatan Batam Kota. Mereka adalah Gigih Rahmat Dewa, Trio Syafrido, Tarmidzi, Hadi Gusti Tanda, dan Eka Saputra. Kelima orang ini ditengarai terlibat jaringan Bahrun Naim yang saat ini berada di Suriah. (trw/trw)












































Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian dan jajaran memberikan keterangan (Foto: Agus Siswanto/detikcom)
Foto: Agus Siswanto/detikcom