Ketahuan Gendong Kambing Kurban Hasil Curian, Suhadi Sembunyi di Gorong-gorong

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 05 Sep 2016 12:44 WIB
Foto: Dok. Istimewa
Tangerang Selatan - Seorang pria bernama Suhadi (39) tertangkap basah saat menggendong kambing kurban curian di Jl Raya Kelapa Dua, Tangerang Selatan. Warga Panongan, Kabulaten Tangerang itu sempat bersembunyi di gorong-gorong saat dikejar polisi.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 04.00 WIB, Senin (5/9/2016). Berawal ketika anggota Patko Polsek Kelapa Dua dan Unit Lantas melakukan patroli Cipta Kondisi yang dipimpin Ipda S Wibowo, di sekitar lokasi.

"Saat anggota dalam perjalanan kembali ke markas melihat ada seorang pria mencurigakan yang menggendong seekor kambing," jelas Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan AKP H Mansuri dalam keterangan kepada wartawan, Senin (5/9/2016).

Curiga dengan perilaku pria tersebut, anggota kemudian melakukan pengejaran. Terdesak dengan kejaran polisi, pelaku pun akhirnya membuang kambing yang digendongnya itu dan lari secepat kilat.

Semakin curiga dengan gerakan pelaku, anggota patroli pun tidak tinggal diam. Anggota kemudian menyisir lokasi dan mencari pelaku.
Kambing kurban ini dicuri untuk dijual lagi. (Foto: Istimewa)


"Pelaku ditemukan saat bersembunyi di dalam gorong-gorong yang terletak sekitar 200 meter dari TKP," imbuhnya.

Karena tidak tahan bersembunyi di gorong-gorong, pelaku pun akhirnya menyerahkan diri dan keluar dari tempat persembunyiannya itu. Selanjutnya pelaku digiring ke Polsek Kelapa Dua dan diinterogasi.

Pelaku pun akhirnya mengaku, bahwa kambing tersebut ia curi dari lokasi penjualan ternak kurban di halaman Masjid Asmaul Husna, Jl Raya Kelapa Dua, Tangerang Selatan. Kambing tersebut diketahui milik Katiman (56), warga Kelapa Dua, Tangerang Selatan.
Cutter juga disita dalam kasus pencurian ini. (Foto: Istimewa)


"Pengakuan tersangka kambing itu mau dijual kembali," tutup Mansuri.

Pelaku saat ini masih diperiksa polisi. Seekor kambing seharga Rp 3,5 juta yang dicuri pelaku berikut pisau cutter milik pelaku disita polisi.

(mei/aan)