Tak Ada Kerusakan di Padang Akibat Gempa
Selasa, 29 Mar 2005 11:26 WIB
Padang - Gempa tektonik berkekuatan 8,7 skala richter (SR) yang melanda kawasan pantai Barat Sumatera sekitar pukul 23.15 WIB Senin, (28/3/2005) tak membuat kerusakan di wilayah Padang, Sumatera Barat. Sampai pukul 10.30 Wib, belum ada laporan mengenai adanya kerusakan di wilayah pesisir barat Sumatera Barat tersebut.Selain itu, ratusan warga yang sempat mengungsi ke tempat-tempat yang lebih tinggi sudah kembali. Suasana kota Padang sudah tampak kembali normal. Warga juga sudah melakukan aktivitas seperti biasa.Dari pantaian detikcom sejak Selasa dinihari (29/3/2005) meski trauma dengan tusnami, banyak warga yang justru mendekati pantai seusai terjadi gempa. Mereka datang berbondong-bondong untuk melihat dari dekat, apakah air laut surut, dan ada tanda-tanda tsunami. Padahal BMG sudah mengintruksikan untuk menjauhi pantai.Ahli gempa. Prof Dani dari LIPI pernah menyatakan bahwa peluang gempa dan tsunami di wilayah pantai barat Sumatera memang terbuka. Dan justru yang dicemaskan akan terjadi tsunami sebelum Aceh itu di Padang. Alasan Prof Dani, sudah ratusan tahun tidak terjadi tsunami, sementara lempengan bumi di selat Mentawai menekan pulau Mentawai 7 centimeter/tahun. "Lempengan itu sudah ratusan tahun tidak pecah. Kalau sewaktu-waktu tekanan tidak tertahan lagi, kejadian pulau akan terangkat dan air susut kemudian datang gelombang besar bisa terjadi. Itu yang ditakutkan," kata Dani.
(jon/)











































