Polri Tangkap Satu Kapal Ikan Berbendera Malaysia di Perairan Selat Malaka

Idham Kholid - detikNews
Senin, 05 Sep 2016 07:40 WIB
Foto: Dok Dit Polair Baharkam Polri
Jakarta - Kapal Polisi Direktorat Polair Baharkam Polri menangkap satu kapal ikan asing berbendera Malaysia di perairan Selat Malaka. Sedikitnya, 1,5 ton ikan campuran disita dari kapal itu.

Kapal itu ditangkap di perairan Selat Malaka atau 4 mil masuk wilayah Indonesia, Minggu (4/9/2016) sekitar pukul 02.00 WIB. Kapal berbendera Malaysia itu bernama kapal KM PKFB 939.

"Pemilik, Tan Lian Hawn Nahkoda atas nama Samad Rueangder WN Thailand," kata Direktur Polair Baharkam Polri Brigjen Pol M Chairul Noor Alamsyah dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (4/9/2016).

Foto: Dok Dit Polair Baharkam Polri


Chairul mengatakan, sekitar 1,5 ton ikan campuran berserta 4 orang anak buah kapal WN Thailand turut diamankan dari kapal itu. Kapal itu tidak memiliki SIPI untuk melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

"Sehingga patut diduga melanggar pasal 93 ayat(2) UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan," ujarnya.

Foto: Dok Dit Polair Baharkam Polri


Chairul menambahkan, pihaknya akan terus menangkap kapal ikan asing yang menangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia. Hal tersebut sebagai upaya untuk memberantas illegal fishing di Indonesia.

Dijelaskannya, Polri tidak akan mentolerir pelaku illegal finding. setiap pelanggar akan ditindak tegas. Hal itu sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga keberlangsungan sumber daya ikan nasional Indonesia.

"Di samping itu, pemberantasan illegal fishing dan destructive fishing merupakan program prioritas Kapolri dalam rangka mendukung pembangunan nasional," urainya. (idh/bag)