Deklarasi digelar di sebuah rumah warga di Jl. Penggilingan Baru I RT 10/ RW 3, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur. Ada puluhan ibu-ibu majelis taklim di wilayah tersebut yang ikut mendeklarasikan diri. Acara berlangsung Minggu (3/9/2016) mulai pukul 15.00 diawali dengan musik kasidah.
Acra digelar dalam suasana sederhana. Ada beberapa spanduk bertulis 'Deklarasi Dukungan untuk Tri Rismaharini Maju Sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta Periode 2012-2022' sebagai latar belakang pembicara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Setelah itu giliran Emi Sulywati, Ketua Umum Gerak Indonesia, memberikan sambutan. Ia menanyakan apakah ibu-ibu yang hadir setuju Risma maju Pilgub DKI dan langsung dijawab dengan teriakan 'Mau' dari warga yang hadir.
"Saya Emi Sulywati saya dipercaya teman-teman sebagai Ketua Umum Gerak Indonesia yang mayoritas anggotanya aktivis 1998. Jadi waktu itu aktivis 1998 menumbangkan Soeharto. Saya dan teman-teman advokasi Jakarta tolak penggusuran yang banyak terjadi di Jakbar dan Jakut. Lahirlah Gerak Indonesia di salah satu kampung di Jakarta Barat," kata Emi mengawali paparannya.
Dia lantas memaparkan kenapa Gerak Indonesia terus gerilya untuk mendukung Risma maju Pilgub DKI. "Karena ada harapan menuju Jakarta yang lebih manusiawi. Yang terjadi di Rawajati kemarin itu kan tidak manusiawi," lanjutnya.
Emi kemudian menuturkan saat ini PDIP memang belum memastikan nama yang akan diusung di Pilgub DKI. Namun ia yakin PDIP akan mendengarkan aspirasi masyarakat.
"Memang belum ada rekomendasi untuk Ibu Risma dari Ibu Mega, tapi mungkin dengan dukungan masyarakat, PDIP melalui ketumnya Megawati Soekarnoputri akan merestui dan memajukan Ibu Risma ke Pilgub DKI," kata pentolan ormas Pro Jokowi ini.
Ibu-ibu yang hadir kemudian menandatangani pernyataan dukungan Risma maju Pilgub DKI. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan doa dan makan bersama.
![]() |












































