"Saya juga dengar ada keterlibatan dari Malaysia, ini tim sudah bergerak di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan," ujar Kapolri Tito Karnavian, di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (4/9/2016).
Tito mengatakan, tim nya sudah 10 hari berada di Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Tim tersebut mencari tahu siapa dalang dalam kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait nasib 177 WNI tersebut, Tito mengatakan sudah diserahkan ke pihak kedutaan. Saat ini, 177 WNI ini masih dalam proses pemulangan ke tanah air.
"Sebagaian besar (WNI yang ditahan) sudah kita periksa karena tim kita juga ada di Manila. Mereka saat ini sudah diserahkan ke kedutaan," ucap Tito. (rvk/Hbb)











































