"Jadi kode itu, karena Pak Asep diancam disuruh menyampaikan ke kita 'gak ada masalah ini masalah keluaga'," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom, Minggu (4/9/2016).
Hendy mengatakan, pelaku mengancam Asep dengan todongan senjata api yang sudah dipasangi peredam. Senjata api tersebut kemudian disembunyikan para pelaku, ketika polisi merangsek masuk ke dalam rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Drama perampokan yang disertai penyanderaan terjadi di rumah Asep di kawasan Pondok Indah, Jaksel, Sabtu (3/9) pagi kemarin. Kasus ini digagalkan polisi, setelah sebelumnya seorang pembantu melarikan diri dari rumah tersebut dengan melompat pagar.
Pembantu melaporkan peristiwa tersebut ke sekuriti setempat yang diteruskan melapor ke pihak kepolisian. Diketahui para pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat pagar belakang rumah korban dengan menggunakan carabiner dan tali. (mei/Hbb)










































