"Kita koordinasi dengan Jasa Marga dan Pertamina untuk mendatangkan kru dan staf ahli/rescue dari Pertamina karena kondisi kapsul berisi gas sehingga butuh teknik yang benar untuk melakukan evakuasi agar tidak berbahaya," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Gading Pastika kepada detikcom lewat sambungan telepon, Sabtu (3/9/2016).
Skid tank dengan nomor polisi B 9219 UFU itu terguling di Tol Jagorawi KM 44 arah ke Bogor sekitar pukul 16.00 WIB. Dicky mengatakan bahwa awalnya skid tank itu mengalami gangguan di bagian mesin kemudian berhenti di bahu jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Mobil evakuasi dari Pertamina sudah berada di lokasi untuk memindahkan muatan. Dua crane juga didatangkan untuk mengevakuasi skid tank.
Skid tank adalah tangki LPG dengan kapasitas air di atas 500 liter. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro sebelumnya juga sudah menyampaikan upaya yang dilakukan Pertamina untuk melakukan evakuasi.
"Dengan kondisi kosong, skid tank akan dipindahkan keluar dari jalan tol," kata Wianda. (imk/imk)











































