Dwi Ria yang juga politisi PDIP ini meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengambil tindakan. Apalagi selama ini, Tito gencar berbicara mengenai reformasi Polri.
"Harus diperiksa semua yang ada di dalam foto. Tidak masuk akal kalau kongkow karena kebetulan bertemunya," jelas Dwi Ria, Jumat (2/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa maksud kongkow itu? Ini sangat disayangkan. Kalau ditemukan pelanggaran harus dicopot, ada sanksi tegas," imbuhnya. (Baca juga: Ramai Beredar: Foto Perwira Polri Kongkow Bareng Bos Perusahaan Sawit di Riau)
Standar kepolisian dalam bertemu pihak berperkara mungkin bisa mencontoh KPK. Di KPK, tak boleh penyelidik atau penyidik bertemu pihak berperkara.
"Soal kongkow ini akan saya tanyakan khusus ke Kapolri dalam rapat kerja. Ini harus transparan," tutup dia.
Dalam foto yang beredar di wartawan di foto terlihat Kombes Rivai Sinambela sebagai Dir Reskrimsus Polda Riau. Ada lagi Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Toni Hermawan, dan Kombes Hendra dari Paminal Div Prompam Mabes Polri. Dalam foto itu, ada bos dari PT APSL perusahaan perkebunan sawit. (dra/dra)










































