Budi yang didampingi Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah dan Sekda Bangka Tengah Ibnu Saleh berkeliling ke area bandara. Dia juga melihat pembangunan jalan yang masih berupa tanah merah itu dari dalam bandara. Dia mengaku prihatin dengan lambatnya pembangunan kawasan yang nantinya akan menjadi bandara internasional tersebut.
"Kita prihatin selama ini tidak selesai. Tapi sekarang sudah dihandle oleh PT Brantas Abipraya," kata Budi di Bandara Depati Amir, Bangka Tengah, Babel, Jumat (2/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan Bandara Depati Amir |
Diharapkan dalam 1,5 bulan ke depan, bandara ini sudah siap dioperasikan. Pengoperasian Bandara Depati Amir yang baru ini akan menjadi hadiah ulang tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke 16. Babel memang baru diresmikan sebagai provinsi pada tanggal 21 November tahun 2000, setelah sebelumnya menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Selatan.
"Rencananya konstruksi akan selesai di minggu kedua November. Harapannya pada saat ulang tahun Provinsi (Babel), selesai dan sudah bisa dipakai, Insya Allah," tutur Budi.
Selain itu, Budi juga tengah mengupayakan perbaikan instrumen landing system (ILS). Sebab ILS di Bandara Depati Amir diduga bermasalah.
Foto: Nur Khafifah/detikcom |
"ILS akan segera diperbaiki, kita koordinasi dengan Airnav. Kalau ILS tidak butuh waktu lama, kalau rusak harus diperbaiki," tegasnya.
Pembangunan ILS di Bandara Depati Amir memang terindikasi korupsi. Kejati Babel sudah memeriksa setidaknya 8 orang PNS dari Dishub Pemprov Babel dalam kasus ini.
"Kalau memang ranah hukum ya kita taat azas lah. Tapi kalau dari kita (Kemenhub), kita berorientasi bagaimana bandara ini bisa berfungsi dengan baik. Tapi ILS sendiri kan keadaannya sekarang masih berfungsi baik," tegasnya.
Foto: Nur Khafifah/detikcom |












































Pembangunan Bandara Depati Amir
Foto: Nur Khafifah/detikcom
Foto: Nur Khafifah/detikcom