Gerindra Umumkan Cawagub Sandiaga Minggu Depan

Gerindra Umumkan Cawagub Sandiaga Minggu Depan

Bisma Alief - detikNews
Jumat, 02 Sep 2016 11:21 WIB
Gerindra Umumkan Cawagub Sandiaga Minggu Depan
Foto: Sekda Saefullah saat fir and proper tes cawagub Gerindra (Noval/detikcom)
Jakarta - Gerindra menggelar uji kelayakan dan kepatutan untuk tiga tokoh yang dijaring menjadi bakal cawagub DKI mendampingi Sandiaga Uno. Rencananya cawagub Gerindra akan diumumkan minggu depan.

"Kan setelah Senin itu terakhir (fit and proper test), paling lama Jumat kita umumkan," kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DPD Gerindra DKI, Syarif, saat dihubungi lewat telepon, Jumat (2/9/2016).

Tiga tokoh itu adalah Sekda DKI Saefullah, Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo, dan Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata Sylviana Murni. Saefullah sudah mengikut tes malam tadi, Yoyok dan Sylviana dijadwalkan Senin depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Materi fit and proper test antara lain gagasan calon tersebut, leadership, dan pandangan mereka terhadap calon lain," ujarnya.

Dalam menentukan cawagub, Gerindra menetapkan kriteria untuk bisa melengkapi Sandiga dan me-manage pemerintahan, karenanya Gerindra memilih 3 tokoh itu yang berpengalaman dibidang birokrat. Sedangkan syarat paling penting adalah bisa menambah suara untuk mengalahkan Ahok.

"Kita mencari cawagub untuk Pak Sandi. Jadi harus bisa saling melengkapi (dengan Sandi),"

Terkait koalisi, Syarif menyebut saat ini baru PKB yang sudah pasti akan bersama-sama Gerindra mengusung Sandiaga. Sedangkan Partai Demokrat, tinggal menunggu keputusan majelis tinggi partai.

Jumlah kursi di DPRD DKI adalah PDIP (28 kursi), Gerindra (15 kursi), PKS (11 kursi), Hanura (10 kursi), PPP (10 kursi), Demokrat (10 kursi), Golkar (9 kursi), PKB (6 kursi), Nasdem (5 kursi) dan PAN (2 kursi). Syarat dukungan parpol untuk bisa mengajukan pasangan calon di DKI adalah 22 kursi.

"Koalisi sudah dengan PKB dan Partai Demokrat. Saat ini sedang menunggu PKS, PAN dan PPP karena ketiganya belum mendapat restu dapat DPP mereka," ujar Syarif.

"PKB sudah setuju karena model pemilihan mereka sama dengan kita (Gerindra). Yang memilih Cagub dan Cawagub adalah DPD bukan DPP. DPP hanya mengesahkan saja, ibaratnya seperti cuma melegalisir saja," imbuhnya.

(miq/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads