Rapat digelar tertutup di Kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Neily Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (1/9/2016). Sejumlah petinggi partai tampak hadir diantaranya Ketum Golkar Setya Novanto, Yorrys Raweyai dan Nusron Wahid. Rapat dimulai pukul 15.00 WIB.
Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Golkar untuk Wilayah Indonesia I Nusron Wahid menyebut pembahasan rapat seputar Cagub. Nusron mengatakan Golkar masih menunggu keputusan PDIP untuk bergabung dan mengusung Ahok atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski masih menunggu, Nusron mengaku Golkar mengaku sudah menyiapkan pilihan sendiri untuk maju sebagai Cawagub DKI.
"Kalau soal wakil kalo PDIP gabung arahnya ke Pak Djarot. Kalau enggak gabung nanti kita berunding lagi, tapi kemungkinan besar tetap Pak Heru," ujar Nusron.
Meski memiliki jumlah kursi yang cukup untuk mengusung cagub dan cawagub, Golkar nampaknya masih berharap PDIP bergabung dan mengusung Ahok-Djarot pada Pilgub mendatang.
"Kita kan enggak mau egois hidup ingin bersama. Jakarta ini milik kita bersama. Kalau perlu kalau PDIP enggak gabung wakilnya saya kasih Sandiaga," canda Nusron.
(van/van)










































