Helikopter Pantau Situasi, Warga Aceh Bertahan di Luar Rumah

Helikopter Pantau Situasi, Warga Aceh Bertahan di Luar Rumah

- detikNews
Selasa, 29 Mar 2005 04:01 WIB
Banda Aceh - Beberapa helikopter hilir mudik memantau situasi di Aceh pasca gempa 8,2 Skala Richter yang mengguncang Pulau Sumatera. Sementara beberapa warga masih bertahan di luar rumahnya.Saat gempa terjadi sekitar pukul 23.09 WIB, Senin 28 Maret 2005, warga di Banda Aceh berlarian keluar rumah dan menuju tempat yang lebih tinggi. Ada yang berjalan kaki maupun berkendaraan motor dan mobil. Listrik padam dan jaringan telepon kacau.Satu jam setelah gempa, mobil patroli polisi berkeliling di jalan-jalan raya Banda Aceh. Polisi meminta warga tidak panik karena air laut tidak naik dan meminta warga kembali ke rumah masing-masing.Meski demikian beberapa warga masih banyak yang berjaga-jaga di depan rumah, bahkan di dalam kendaraan yang sudah stand by untuk tancap gas jika tsunami datang."Kami trauma dengan tsunami pada akhir Desember lalu. Kami tidak mau lengah," kata Maimunah yang sedang duduk di jalan raya di kawasan Mataie, salah satu daerah perbuktian di Banda Aceh.Belum ada laporan korban jiwa akibat gempa. Hingga pukul 03.50 WIB, Selasa (29/3/2005), polisi masih terus melakukan patroli. Beberapa helikopter juga terus melakukan pemantauan, baik situasi di daratan maupun kondisi air laut. (sss/)


Berita Terkait