Muhaimin: Tidak Ada Alasan Muktamar PKB Diundur

Muhaimin: Tidak Ada Alasan Muktamar PKB Diundur

- detikNews
Senin, 28 Mar 2005 23:25 WIB
Semarang - Merasa tidak terima dipecat sebagai ketua umum dan Sekjen PKB, Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf menuntut pengunduran jadwal muktamar. Tapi Sekjen PKB Muhaimin Iskandar menegaskan muktamar akan tetap dilangsungkan 16-18 April 2005 di Semarang."Tak ada alasan mengundur jadwal muktamar. Pemberhentian keduanya (Alwi dan Saifullah) sudah jelas dan sesuai dengan prosedur yang ada," katanya usai rapat pesiapan muktamar di Hotel Grasia Semarang, Jl Sultan Agung, Senin (28/3/2005) petang.Muhaimin yang juga Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Pusat juga menilai jabatan Alwi dan Saifullah mustahil dikembalikan sebagai syarat keabsahan Muktamar. Muktamar Luar Biasa di Yogyakarta hanya memilih Dewan Syuro. Sedangkan Alwi dan Saifullah dipilih oleh Ketua Dewan Syuro PKB Gus Dur, bukan muktamarin."Dengan demikian, mereka bertanggung jawab pada Gus Dur. Tidak melalui forum muktamar. Permintaan pengunduran muktamar tidak beralasan. DPP memutuskan akan menggelar sesuai jadwal semula yakni pada 16-18 April di Semarang," tegasnya.Mengenai ancaman kubu Saifullah yang akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah pemberhentiannya, Muhaimin mengatakan, sebagai kader yang baik, maka seharusnya dia menyelesaikan masalah itu melalui mekanisme internal partai, yakni dalam forum muktamar."Tidak perlu di pengadilan. Kalau ada mekanisme partai, buat apa diselesaikan di pengadilan," tukas Muhaimin yang juga salah satu kandidat ketua umum PKB ini.Muhaimin curiga adanya faktor eksternal yang membuat Saifullah menempuh jalur hukum. Faktor eksternal itu yang juga dikhawatirkan akan mempengaruhi jalannya muktamar. "Mungkin saja ada faktor eksternal yang mempengaruhi tuntutan pengunduran muktamar," tandasnya. (sss/)


Berita Terkait