Kisah Roy Suryo Kehilangan Tas
Senin, 28 Mar 2005 20:21 WIB
Jakarta - Nasib sial menimpa pakar multimedia Roy Suryo saat pulang dari Ambon Kamis (24/3/2005) lalu. Ia harus kehilangan satu tas barang miliknya, yang berisi satu kamera, 3 handphone, handy talkie dan scanner saat perjalanan pulang ke Jakarta. Kasus yang dialami Roy Suryo terbilang kisah yang jarang terjadi. Ia naik pesawat Lion Air dari Ambon menuju Jakarta transit di Bandara Makassar. Saat transit di Makassar, crew pesawat memberitahukan kepada seluruh penumpang agar turun dan tidak perlu membawa barang-barang yang ada di cabin, karena transit hanya 25 menit."Pramugari mengatakan tas tak bolah dibawa turun, para penumpang akhirnya turun tak membawa barang sama sekali," kata Roy Suryo kepada detikcom, Senin (28/3/2005).Anehnya, kata Roy, pesawat Lion yang ia tumpang kemudian diisi oleh penumpang lain. Setelah itu, terbang menuju Surabaya. "Jadi tas kami yang ada di cabin pesawat dibawa ke Surabaya," ujarnya.Roy Suryo selanjutnya meneruskan penerbangan ke Jakarta. Sampai di Jakarta, ia melaporkan kejadian tersebut ke petugas di bandara Soekarno-Hatta. Petugas meminta untuk menunggu, karena barang-barang yang ada di cabin segera dikirim dari Surabaya.Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya berbagai barang yang berada di cabin Lion Air dari Surabaya tiba. Namun Roy tidak menemukan tas kerja miliknya yang berisi barang miliknya, yakni sebuah kamera, 3 buah handphone,tape recorder, scanner dan pernik-perniknya."Akhirnya saya minta ijin ke pengelola bandara untuk masuk ke dalam memeriksa sendiri. Semua pesawat yang datang dari Surabaya saya periksa, tetapi tetap tidak ketemu," ujarnya.Kemudian Roy kembali complain ke pihak petugas menanyakan barang miliknya. Ia pun mendapat jawaban, kalau tas kerja tersebut sedang dicari-cari oleh petugas di Surabaya. Roy diminta pulang, setelah ketemu akan diberi kabar.Sehari kemudian, Roy mendapat kabar kalau tasnya ditemukan dan sudah dibawa ke Jakarta. Namun saat dilihat, tas sudah dibuka dan tidak utuh lagi."Orang yang mengambil tas saya sudah diperiksa. Dan saya besok menjadi saksi kasus ini di Polsek Bandara Djuanda," kata Roy yang mempunyai nama lengkap KRMT Roy Suryo Notodiprodjo.
(jon/)











































