Nama Saefullah memang mulai masuk Bursa Cagub dan Cawagub DKI. Ia menjadi salah satu yang akan diuji kelayakan dan kepatutannya oleh Gerindra DKI.
"Ini mau diseleksi untuk mendampingi Sandiaga," ungkap Arief saat berbincang dengan detikcom, Rabu (31/8/2016) malam.
Selain Saefullah, ada dua tokoh lain yang akan diseleksi oleh Gerindra DKi. Yakni Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dan Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata Sylviana Murni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sandiaga bertemu dengan Said bersama saya. Sudah ada kesepakatan. Kita akan pegang komitmennyua Sandiaga untuk berusaha meningkatkan kesejahteraan buruh. Dia latar belakang pengusaha dekat dengan dunia buruh," tuturnya.
Berbagai janji telah disampaikan oleh Sandiaga untuk buruh-buruh yang ada di DKI. Termasuk untuk menjamin pendidikan bagi anak-anak buruh.
Menurut Arief, para kelompok buruh ini menitipkan pesan kepadanya. Mereka ingin agar Sandiaga didampingi oleh tokoh yang dianggap pro buruh.
"Sudah dipetakan dan dapat masukan dari teman-teman buruh di Jakarta, mereka lebih suka ke Saefullah," kata Arief.
"Konstituen buruh melihat Saefullah selama menjabat di Pemprov DKI sangat baik ke buruh. Saefullah sudah dianggap memenuhi kriteria Gerindra. Saya sudah beri masukan ke Taufik (Ketua DPD Gerindra DKI) ini suara di grass root (akar rumput)," imbuh dia.
Sebelumnya diberitakan, Saefullah tak jadi mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Gerindra DKI sebagai salah satu kandidat pendamping Sandiaga. Jadwalnya tertunda karena ia harus bersaksi di Pengadilan Tipikor terkait kasus yang menjerat M Sanusi.
"Tertunda, dijadwal ulang. Secara bergantian, seharusnya malam ini Saefullah tapi ditunda jadi besok," ujar Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Partai Gerindra, Syarif, Rabu (31/8). (ear/dnu)











































