Kabareskrim: Kebanyakan Bocah Korban Prostitusi Gay dari Keluarga Tak Mampu

Kabareskrim: Kebanyakan Bocah Korban Prostitusi Gay dari Keluarga Tak Mampu

Idham Kholid - detikNews
Rabu, 31 Agu 2016 20:29 WIB
Kabareskrim: Kebanyakan Bocah Korban Prostitusi Gay dari Keluarga Tak Mampu
Ketua KPAI Asrorun Niam, Mensos Khofifah, dan Kabareskrim Komjen Ari Dono (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Tim Subdit Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim mengungkap kasus prostitusi anak untuk kaum gay. Dari tujuh anak yang berhasil diselamatkan, sebagai besar merupakan anak dari keluarga tidak mampu.

"Mungkin kebutuhan ekonomi, dari gadget, dan lain Lain. Mereka kebanyakan dari keluarga enggak mampu. Keluarga enggak mengetahui," kata Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dalam jumpa pers usai pertemuan tertutup dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Gedung Bareskrim, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).

Ketua KPAI Asrorun Niam, Dir Tipideksus Brigjen Agung Setya dan perwakilan Menteri PPA juga hadir dalam kesempatan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ari menjelaskan, tujuh korban itu saat ini sedang dibawa ke pihak medis untuk penanganan kesehatan, cek darah dan lainnya. Para korban juga akan dimintai keterangan oleh penyidik dari Unit Anak untuk penyidikan kasus ini.

"Kalau 99 anak itu data hasil penyelidikan, anaknya dimana kami belum tahu," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Ari, tersangka AR merupakan residivis atas kasus yang sama namun objeknya perempuan. AR menjalani hukuman selama dua tahun enam bulan di Lapas Peladang Bogor, Jawa Barat atas kasus sebelumnya.

(idh/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads