"Dua pelajar ini mengalami musibah karena terhempas ombak mendadak atau freak waves, dilarikan ke RS, satu orang sudah baik, satu lagi masih dirawat," tutur Konjen RI di Sydney, Yayan GH Mulyana saat dihubungi detikcom, Rabu (31/8/2016).
Dua pelajar itu sedang berdarma wisata dengan rombongan yang cukup besar dari sekolahnya di Jakarta. Saat terkena hempasan ombak mendadak itu, Yayan mengatakan mereka sedang berenang di area aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Bondi Beach, bendera-bendera yang ditancapkan sebagai penanda bahwa suatu area aman untuk berenang. Yayan juga mengatakan bahwa penjaga Pantai Bondi juga sigap menyelamatkan mereka.
"Alhamdulillah, keduanya dirawat di rumah sakit, kami dari KJRI sendiri sudah kemarin mendampingi pelajar ini, sudah ke RS juga membantu mengupayakan visa dari orangtua pelajar yang masih dirawat malam itu. Sudah keluar visanya malam itu juga dan tadi pagi sudah sampai di Sydney," kata dia.
Sebelumnya seperti diberitakan Daily Mail, 7 pelajar SMA asal Indonesia tersebut tengah mengikuti darmawisata sekolah ke Bondi Beach pada Selasa, 30 Agustus waktu setempat. Dalam insiden itu, saat sedang berenang pada sekitar pukul 12.30 waktu setempat, dua pelajar putra berumur 16 tahun, tiba-tiba menghilang ke dalam air selama beberapa saat.
Melihat kejadian itu, teman-teman mereka segera masuk ke dalam air untuk menyelamatkan kedua pelajar tersebut. Namun mereka juga terseret oleh gelombang besar di pantai tersohor itu.
Para petugas penjaga pantai kemudian datang menyelamatkan kedua pelajar yang telah "tenggelam selama beberapa saat". Keduanya dibawa ke bibir pantai. Petugas pun melakukan upaya resusitasi pada kedua remaja putra tersebut, dengan disaksikan oleh para pengunjung pantai lainnya. Kelima pelajar lainnya yang sempat terseret ombak juga selamat.
Salah seorang dari kedua pelajar itu kemudian dibawa ke rumah sakit St Vincent's Hospital dalam kondisi serius. Seorang lagi dibawah ke rumah sakit Westmead Children's Hospital, juga dalam kondisi serius namun stabil.
Belum diketahui bagaimana perkembangan kondisi kedua pelajar Indonesia itu saat ini. Paramedis juga membawa kelima pelajar lainnya yang sempat terseret ombak ke rumah sakit Prince of Wales Children's Hospital sebagai tindakan pencegahan. (nwk/ita)










































