KPU Sumbar Minta Pemerintah Segera Terbitkan Perpu
Senin, 28 Mar 2005 17:51 WIB
Padang - Pembatalan beberapa pasal UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah oleh Mahkamah Konstitusi (MK) menyebabkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kesulitan menjalankan tugasnya. KPUD Sumatera Barat (Sumbar) meminta agar peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) tentang Pemda dapat segera dikeluarkan agar persoalan yang akan dihadapi KPUD dalam menyelenggarakan pilkada dapat diminimalisir.Hal tersebut dikatakan anggota KPU Sumbar Marzul Veri ketika ditemui detikcom di kantornya, Jl. Pramuka No. 9 Padang, Senin (28/3/2005). "Kesulitan kita terutama dalam hal membuka pendaftaran cagub dan cawagub bagi partai-partai yang tak memperoleh kursi di DPRD," ujarnya.Dikatakan Veri, terdapat 16 parpol yang tidak meraih kursi di DPRD Sumbar dalam pemilu kemarin, antara lain Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Merdeka, Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK), PartaiKebangkitan Bangsa (PKB) dan lainnya. Untuk pilkada mendatang, beberapa waktu lalu 16 partai tersebut membentuk Koalisi Sakato. "Berdasarkan keputusan MK, mereka berhak mengusung satu pasangan calon karena punya suara 15,26 persen, melebihi batas minimal yang diatur UU," terangnya. Lebih lanjut, Veri mengatakan, KPUD tetap kesulitan untuk menerima pendaftaran mereka meski sudah diberi hak oleh MK. "Putusan MK tidak dapat menjadi payung hukum pelaksanaan pilkada. Jika Perpu tidak segera keluar, jadwal Pilkada terancam tertunda. Ini jadi tambah rumit karena pemerintah harus mengeluarkan Perpu lagi," ujarnya.Sejauh ini, sejumlah partai di Sumbar sudah menetapkan jagoan mereka untuk didukung pada ajang pemilihan gubernur 27 Juni mendatang. Koalisi PKS dan PBR mengusung pasangan Irwan Prayitno dengan Ikasuma Hamid. Koalisi PBB dan PDIP mengusung pasangan Gamawan Fauzi dengan Marlis Rahman. PPP memutuskan mendukung Kapitra Ampera sebagai cagub yang akan diperjuangkan. Sementara, Partai Golkar juga sudah memutuskan Ketua DPD Golkar Sumbar Leonardy Harmainy berpasangan dengan Rusdi Lubis sebagai cagub dan cawagub yang akan diusung. Sedangkan, di Partai Amanat Nasional (PAN) meski belum diputuskan, nama Jeffrie Geovanie dan Dasman Lanin sering disebut sebagai calon kuat.
(asy/)











































