Dalam sambutannya, Basuki mengingatkan tentang kesiapan mental bagi penghuni rusun. Sebab tinggal dengan hunian vertikal berbeda dengan hunian horizontal. Salah satu kuncinya, kata Basuki, ialah sikap toleransi.
"Tinggal di rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak simpati, empati agar tinggal di rusun juga nyaman," kata Basuki di Rusunawa Temanggung, Parakan Kauman, Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (31/8/2016).
![]() |
Dia juga meminta agar para penghuni Rusunawa dapat menjaga kebersihan. Sehingga kesehatan para penghuni juga baik.
Bupati Temanggung, HM Bambang Sukarno melaporkan bahwa Rusunawa ini sudah terisi penuh. Sebanyak 98 kepala keluarga sudah menghuni Rusunawa. Ia mengatakan saat ini sedang diusahakan pembangunan fasilitas pendukung Rusunawa.
"Sekarang, sudah 96 penghuni Rusunawa sudah ada. Selain itu, saat ini bersama DPRD dianggarkan Rp 1 miliar untuk pagar keliling dan paving parkir juga fasilitas Rusun lainnya," ujar Bambang.
![]() |
Ia menambahkan bahwa banyak permintaan Rusunawa dari masyarakat di Temanggung. Ia mengharapkan pemerintah dapat membangun kembali Rusunawa.
Basuki mengatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya menyediakan hunian kepada para masyarakat.
"Apapun yang ditanam pasti tumbuh subur di Rusun ini. Pemerintah memang terus membangun dalam rangka menyediakan perumahan atau hunian. Mudah-mudahan, seperti harapan Pak Bupati dan masyarakat Temanggung, kami bisa sediakan Rusun yang banyak lagi. Harapan kami, masyarakat yang tinggal di rusun ini nyaman dan lebih produktif lagi membangun Temanggung yang agung ini," tutur Basuki.
Tiap unit di Rusun ini memiliki tipe 24. Nantinya, Pemkab Temanggung akan membangun kembali satu tower berlantai 5. Sehingga jumlah total unitnya ada sebanyak 149.
Rusun ini dibangun sejak tahun 2014 dengan pembiayaan APBN murni. Nilai kontraknya mencapai Rp 24,5 miliar setelah melewati proses lelang, pembangunan dilakukan oleh PT Riyah Permata Anugrah. Unit hunian ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan tidak memiliki tempat tinggal.
Dalam peresmian ini, turut hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan anggota DPR RI Komisi V Fraksi PDIP Sudjadi. Ganjar kebagian memotong tumpeng sebagai simbolisasi peresmian dan Sudjadi menjadi orang yang melaksanakan pemotongan pita. (erd/erd)













































