Homestay David dan Sara 'Dihilangkan' dari Daftar Lokasi Rekonstruksi, Mengapa?

Polisi di Bali Dihabisi Bule

Homestay David dan Sara 'Dihilangkan' dari Daftar Lokasi Rekonstruksi, Mengapa?

Putri Akmal - detikNews
Rabu, 31 Agu 2016 12:25 WIB
Homestay David dan Sara Dihilangkan dari Daftar Lokasi Rekonstruksi, Mengapa?
Foto: Putri Akmal/detikcom
Badung - Satu Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu sebuah homestay di Jimbaran yang banyak menyimpan saksi bisu berupa barang bukti (BB) 'dihilangkan' dari rekonstruksi. Padahal di penginapan tempat dua bule tersangka menginap itu, polisi banyak memperoleh BB penting. Mengapa TKP ini dilewati? Apa alasannya?

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, menjelaskan, homestay di Jimbaran tidak dijadikan sebagai salah satu tempat rekonstruksi untuk alasan keamanan. Meski demikian, lokasi ini tetap menjadi peristiwa penting yang ditulis dalam BAP.

"Harusnya ada rekonstruksi di homestay Jimbaran. Tapi Jimbaran itu dekat rumah korban, jadi kita antisipasi jangan sampai ada sesuatu yang tidak diinginkan. Kita nggak kesana," ungkap Reinhard saat berbincang dengan detikcom di salah satu ruangan Satreskrim Polresta Denpasar, Jalan Gunung Sahyang, Rabu (31/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di homestay Jimbaran itu, lanjut Reinhard, ialah lokasi Sara dan David membungkus bajunya yang berlumuran darah. Di homestay itu, pasangan kekasih berkewarganegaraan Australia dan Inggris itu sempat meminjam kendaraan roda dua yang digunakan untuk membakar baju di Puri Gading Jimbaran. Di kamar sewaan itu pula polisi menemukan noda darah dan mendapatkan beberapa saksi.

"Di homestay itu polisi menemukan keberadaan tersangka dan ditemukan BB. Seperti noda darah, saksi yang lihat 2 tersangka dan disana tersangka juga sempat pinjam motor untuk membuang baju," jelas Reinhard. (trw/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads