Seperti halnya pelantikan dan pengambilan sumpah sebanyak 47 pejabat dari golongan eselon 2, 3 dan 4 di lingkungan Pemkab Banyuwangi, digelar di Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, atau sekitar 15 kilometer dari pusat kota Banyuwangi, Selasa malam (30/8/2016).
"Ini baru pertama kali kita melakukan pelantikan di luar Pendopo atau Pemkab. Ini sesuai dengan konsisten kebijakan kami nanti di tahun 2017 untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sampai tingkat bawah," ujar Bupati Abdullah Azwar Anas, kepada detikcom, usai melantik dan mengambil sumpah 47 pejabat baru tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah roh smart kampung yang kita terapkan di Banyuwangi. Jadi desa ini akan menjadi tempat yang ramai dengan pelayanan dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi perekonomian masyarakat dan kreatifitas anak muda," tambah Anas.
Terkait pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilakukan pada malam hari, kata Bupati Anas, dirinya ingin memberi semangat dan mendorong desa-desa kepedan untuk membuka pelayanan malam hari. Ini dilakukan untuk memberikan kesempatan masyarakat yang tak bisa datang ke kantor desa pada siang hari, saat melakukan aktivitas atau bekerja.
Bupati Anas melantik pejabat struktural di Balai Desa (Foto: Ardian Fanani/detikcom) |
"Kita memberi contoh kepada desa untuk membuka pelayanan malam hari. Kita saja yang di pusat kota bekerja sampai malam, masak di desa enggak mau? Kita ingin masyarakat paling bawah terlayani semua. Dan semua permasalahan harus selesai di desa," tambah Anas.
Sementara itu, pelantikan malam tadi merupakan pelantikan kali pertama yang dilakukan Bupati Anas sejak menjabat di periode keduanya ini. Sebanyak 47 pejabat dari eselon 2 hingga 4 menduduki pos barunya.
Bupati menegaskan bahwa mutasi kali ini dilakukan sebagai upaya penyegaran di tiap kantor guna memperkaya pengalaman para pejabat yang dilantik. Hal ini, menurut dia, juga berguna untuk meningkatkan kinerja birokrasi ke depan.
Pejabat struktural di Balai Desa di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom) |
"Semua pos jabatan itu sekarang penting. Contohnya dulu jabatan di Dinas Sosial dianggap remeh, namun hal itu tidak berlaku lagi saat ini. Problem-problem sosial saat ini mulai tumbuh, tentunya ini membutuhkan respons yang cepat dari Dinas Sosial," kata Anas.
Bupati juga berpesan kepada para pejabat agar masing-masing berprestasi di tempat yang baru dan memperkuat kerja sama tim. "Terima kasih saya sampaikan kepada pejabat lama yang telah meninggalkan jejak yang baik semoga lebih berprestasi di tempat yang baru," pungkas Anas. (dhn/dhn)












































Bupati Anas melantik pejabat struktural di Balai Desa (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Pejabat struktural di Balai Desa di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)