"Saya dulu ditelantarkan pengurus (olahraga). Saya pernah dijanjikan diangkat jadi PNS kalau menang," aku Bagus di Mapolsek Pedurungan Semarang saat gelar kasus, Selasa (30/8/2016).
"Ini (mencuri) sudah dua kali," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagus meraih medali emas di tingkat ASEAN saat duduk di kelas VIII SMP.
"Saat itu saya masih kelas 2 atau 3 SMP. Terakhir itu yang di Darwin. Total semua medali ada 12," ujar Bagus yang mengenakan baju tahanan bernomor 30 itu.
Darwin yang dimaksud Bagus adalah Arafura Games 2011 di Darwin, Australia. Bagus meraih perunggu di kelas 56 kg. Saat itu, ada dua atlet lain yang memperoleh medali emas dan perunggu.
Bagus beraksi kriminal bersama temannya, Mamang Rudi Asmoro (21), warga Jalan Jeruk, Kelurahan Lamper, Semarang Selatan. Keduanya berbekal celurit dan kunci leter T untuk mencuri motor yang diparkir dan pemiliknya lengah. Aksi terakhir dilakukan di daerah Pedurungan Kidul Semarang, tanggal 15 Agustus 2016 lalu.
Kapolsek Pedurungan, Kompol Sugiyatmo mengatakan mereka sebelum beraksi biasanya menenggak minuman keras.
"Sasarannya kadang di tempat kos-kosan, warung makan, warnet. Mereka minum miras sebelum melakukan tindak kejahatan," kata Sugiyatmo.
Bagus dan Mamang dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun. Dari tangan kedua orang ini diamankan tiga motor yang diduga hasil kejahatan.
(alg/try)











































