Saat menyampaikan pidato, Megawati mengatakan bahwa para calon kepala daerah yang sedang sekolah di Sekolah Partai PDI Perjuangan harus kuat iman. Kuat iman saat nantinya menjadi kepala daerah.
"DPP dan seluruh peserta Sekolah Partai yang dibuat untuk spesial untuk calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tentunya banyak yang ingin menanyakan kenapa kita kok musti sekolah ya? Ada beberapa pertanyaan seperti itu. Kan kita ini sudah dewasa dan punya pengetahuan yang cukup untuk keinginan menjadi pemimpin," kata Megawati Soekarnoputri di hadapan 50 calon kepala daerah di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Selasa (30/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Megawati kemudian menyampaikan bahwa dirinya sangat bersyukur dilahirkan ke dunia. Ia mencontohkan bahwa dia sudah merasakan sejak kecil hidup di lingkungan istana. Dirinya juga menyebut sudah dari kecil berada di lingkup tertinggi negeri ini. Jadi ia sudah merasakan hidup yang bergelimang kemewahan namun penuh intrik.
"Jadi kalau nasib saya yang diberikan Allah SWT itu mungkin menurut saya itu belum tentu akan ada orang yang mengalaminya. Bukan sombong, coba bayangkan, saya hidup dengan presiden yaitu Presiden Soekarno," ucap Megawati.
"Dari sebelum saya ada itu 23 tahun. Jadi saya berada di lingkup tertinggi republik ini. Yang saya katakan hidup di sana itu tidak hanya bergelimang kemewahan, sinar, tapi juga penuh dengan intrik, gosip, ketidaknyamanan," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Sekolah dari Sekolah Partai Komarudin di hadapan Megawati mengatakan dirinya sudah menekankan kepada para calon kepala daerah untuk meneladani sikap Bung Karno. Selain itu dirinya juga mengharapkan calon kepala daerah lulusan Sekolah Partai harus menyebarkan pikiran-pikiran Bung Karno.
"Menurut saya seluruh perjuangan Bung Karno ada di sini. Kita harus wariskan kepada generasi penerus. Banyak juga hari ini yang bergabung saya harap bergabung yang pertama dan terakhir," tutur Komarudin.
Sekolah Partai ini akan berlangsung dari tanggal 30 Agustus hingga 6 September. Berbagai macam materi diajarkan seperti kedisiplinan, kesetiaan, tentunya pikiran-pikiran Bung Karno juga diajarkan.
(yds/van)











































