Bidik 3 Negara, Menbudpar Targetkan Devisa Wisata US$ 6 M
Senin, 28 Mar 2005 16:25 WIB
Jakarta - Departemen Kebudayaan dan Pariwisata tahun ini akan membidik wisatawan asal Cina, Timur Tengah dan India guna memenuhi target kunjungan wisman ke Indonesia.Hal ini disampaikan Menbudpar Jero Wacik usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, (28/3/2005)."Saya melaporkan akan menggarap pasar Cina, Timteng dan India. Khusus mengenai Cina, mereka kalau travel suka belanja dan makan," kata dia.Menurut jero, dipilihnya ketiga negara tersebut karena trend ekonomi penduduknya sudah meningkat. "Biasanya kalau orang sudah menengah dan kaya cenderung ke wisata. Itu rumus manusia dan kita tangkap itu," kata Jero.Dengan digarapnya tiga negara tersebut diharapkan target wisman yang bisa diraih mencapai dua kali lipat dari target tahun lalu. Dikatakannya, tahun lalu wisman asal Cina yang datang ke Indonesia mencapai 80.000 orang, India sebanyak 30.000 orang dan Timur Tengah mencapai 34.000 orang.Sementara tahun ini target wisman yang diharapkan datang ke Indonesia sebesar enam juta jiwa dan target devisa yang bisa masuk mencapai 6 miliar dolar AS."Malah Cina kita targetkan tiga kali lipat dari tahun lalu," kata dia. Namun, dengan dipilihnya tiga negara tersebut sebagai target sasaran wisman, bukan berarti pemerintah melupakan negara lainnya untuk mencapai target tersebut."Australia, Jepang, dan Eropa tetap jalan. Wapres sendiri sangat antusias menanggapi hal tersebut, karena pariwisata merupakan bidang yang sangat diandalkan untuk memajukan ekonomi Indonesia," katanya.Wapres, kata Jero, juga menanggapi pariwisata RI sudah lebih unggul dari sisi modal dibanding negara lain. "Hanya kekurangannya adalah gerak cepat antara menteri yang masih kurang," katanya.
(umi/)











































