"Karena kondisinya mendarat darurat jadi pesawat itu terbalik posisinya di sini," ucap Indra saat dihubungi detikcom.
Indra menjelaskan kronologi saat pesawat latih yang jatuh tersebut. Menurutnya, pesawat bertolak dari Bandara Cirebon. Pesawat terbang pada pukul 09.02 WIB dengan ketinggian seribu kaki. Saat sedang terbang berputar di atas, dua kru yakni Dana Aviantara (24) sebagai Pilot sekaligus instruktur dan siswanya atas nama Novriandi (25) terkejut pesawat yang mereka kemudikan mengalami kerusakan pada mesin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan pilot tersebut memaksa pesawat harus mendarat darurat di tengah sawah. Akhirnya pada pukul 09.10 WIB pesawat tersebut jatuh di tengah sawah.
"Karena lokasi paling aman ya di sini di sawah, karena mereka berputar- putar untuk mencari lokasi pendaratan darurat," terangnya.
Saat ini menurut Indra, pilot dan siswa dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Mereka sempat dibawa ke puskesmas yang tak jauh dari lokasi kejadian.
"Keduanya hanya shock saja kaget begitu di awal. Sekarang berada di puskesmas, untuk di diagnosa awal tapi mereka sudah tidak apa-apa," kata Indra.
Dikatakan Indra pesawat hanya dipakai untuk latihan dan berputar-putar di wilayah Cirebon saja. Kedua penumpang berasal dari Sekolah Penerbang Punggung Bandara Cirebon.
"Saya sedang berada di lokasi ini, tadi sudah dipasang garis polisi dan saat ini kita sedang melakukan proses investigasi lebih lanjut. Kedua penumpang kini berada di SMK Maritim untuk beristirahat," tandasnya. (bbn/try)











































