DetikNews
Selasa 30 Agustus 2016, 10:28 WIB

Laporan Dari China

Dubes Soegeng Jabarkan Potensi Kerjasama RI-China ke Pengurus Golkar

Indah Mutiara Kami - detikNews
Dubes Soegeng Jabarkan Potensi Kerjasama RI-China ke Pengurus Golkar Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom
Beijing - Pengurus Golkar yang diundang ke China sempat bertemu dan berbincang dengan Dubes LBPP RI untuk Republik Rakyat China, Soegeng Rahardjo. Dalam pertemuan yang tak lama, Dubes Soegeng berbagi penjelasan tentang isu-isu strategis antara Indonesia dan China.

Perbincangan dengan delegasi pengurus Golkar yang dipimpin oleh Ketua DPP Meutya Viada Hafid ini dilakukan sambil makan malam di Beijing, Senin (29/8/2016). Di awal, Dubes Soegeng menjelaskan bahwa saat ini China menentukan arah stabilitas Asia Pasifik.

"Kita dianggap strategis oleh China," ucap Dubes Soegeng.



Jika ekonomi China terus berkembang, Dubes Soegeng memperkirakan dalam 6-7 tahun ke depan Amerika Serikat bisa terlewati. Indonesia pun punya peluang untuk menjalin kerjasama.

"Kerjasama ada tiga. Yang pertama adalah turis," ujarnya.

Saat ini, negara di Asia yang memanfaatkan kedatangan banyaknya turis China di antaranya Korea Selatan, Jepang, dan Singapura. Sementara itu, jumlah turis China di Indonesia masih kecil.

"Yang kedua adalah foreign direct investmen. Yang ketiga perikanan. Yang lain tidak ada," kata Dubes.

Dubes Soegeng dan delegasi pengurus Golkar juga berbincang soal isu-isu penting antara China dan Indonesia. Salah satunya adalah tentang Laut China Selatan.

"Kita punya kepentingan agar jalur ekonomi di Laut China Selatan bisa dijamin dengan baik. Indonesia harus bisa berperan dengan baik. Indonesia mendorong agar ini jadi kawasan damai," jelasnya.

Isu penting kedua adalah defisit neraca perdagangan yang cukup besar. Menurut Dubes Soegeng, Indonesia terlalu banyak mengekspor bahan mentah.

"Ini yang harus kita perbaiki," tutur Dubes Soegeng.

Perbincangan mengalir selama makan malam. Dubes Soegeng dengan ramah menjawab pertanyaan delegasi yang beraneka ragam. Di ujung pertemuan, Meutya Hafid berterima kasih kepada Dubes yang bersedia bertemu dan berbincang dengan delegasi.

Delegasi pengurus Partai Golkar sendiri berada di China selama 10 hari atas undangan International Department of China (IDCPC). Selain Meutya Hafid, anggota delegasi adalah Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily, Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri Golkar Emmalia Natar, Wasekjen Golkar Melki Laka Lena, Wabendum Golkar Selina Gita, Wabendum Golkar Sari Yuliati, Wabendum Golkar Ernawati Tahang, Ketua Departemen Otonomi Khusus Golkar Fauziah Pujiwatie, Anggota Departemen Pembangunan Daerah dan Pedesaan Marleen Jeanne Petta, serta Ketua Departemen Organisasi Golkar Rofiqul Umam. Ada pula Sekjen Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Andi Nursyam Halid, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri AMPG Syafaat Perdana, serta Wabendum AMPG Siti Harumi Prima Sari.
(imk/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed