Haris Sudarno Sindir Hendropriyono: Orang PDIP, Tiba-tiba Jadi Ketum PKPI

PKPI Pecah

Haris Sudarno Sindir Hendropriyono: Orang PDIP, Tiba-tiba Jadi Ketum PKPI

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 29 Agu 2016 16:16 WIB
Haris Sudarno Sindir Hendropriyono: Orang PDIP, Tiba-tiba Jadi Ketum PKPI
Hendropriyono di KLB PKPI , Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) Hendropriyono menegaskan dirinya adalah ketua umum PKPI yang sah. Ketum PKPI hasil kongres yang berbeda, Mayjen (Purn) Haris Sudarno pun melemparkan sindiran tajam.

"Pak Hendro kan orang PDIP tiba-tiba masuk jadi ketua umum," kata Haris saat berbincang dengan wartawan, Senin (29/8/2016).

Haris sendiri sejauh ini masih tetap pada pendiriannya. Ia menegaskan bahwa kongres PKPI di Hotel Grand Cempaka yang menetapkan dirinya jadi ketum adalah yang sah. Dia pun belum mau diskusi soal kemungkinan menyatukan perpecahan seperti yang diharapkan eks Ketum PKPI Sutiyoso.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bersatu boleh saja kalau mau ikut kita," katanya.

Dia kemudian mengimbau Hendropriyono untuk memikirkan kembali manuver politiknya mengambil kursi PKPI 1.

"Yang paling bagus Pak Hendro jangan begitu nangkring di situ jadi ketua umum, merasa ketua umum PKPI sah, saya kan ketua umum PKPI 2005 sebelum Bang Yos," katanya sembari menegaskan Kongres PKPI yang memilih Hendropriyono jadi Ketum PKPI yang digelar di Hotel Millenium Jakarta pada Sabtu kemarin tidak sah alias abal-abal.

Bagi Haris hal itu adalah bagian dari upaya menghancurkan partai. "Ya sengaja atau nggak sengaja memang menghancurkan partai. Asal tahu saja ada 1000 orang hadir di Hotel Grand Cempaka waktu Kongres itu kita pesan kursi 750 belum termasuk peninjau, membludak jadi tambah 250 kursi, tempat duduk depan juga ditambah. Saya nggak ngundang ketua DPR dan ketua MPR karena saya rasa itu masalah intern, Bu Megawati juga mengirim karangan bunga selamat kongres," tegasnya.

(van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads