"Sebagai mantan ketum saya tidak memihak," kata Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos kepada detikcom, Senin (29/8/2016).
Partai Keadilan, dan Persatuan Indonesia (PKPI) terpecah dalam dualisme kepemimpinan setelah Sutiyoso ditunjuk Presiden Jokowi jadi kepala BIN. Mantan Kepala BIN, Jenderal (purn) AM Hendropriyono dan Mayjen TNI (purn) Haris Sudarno terpilih menjadi ketua umum PKPI dalam dua kongres yang berbeda. Kedua kongres digelar setelah para sesepuh partai seperti Ketua Dewan Penasihat PKPI Jenderal (Purn) Try Sutrisno tak happy dengan kepemimpinan Isran Noor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sayangnya kepengurusan Haris tidak diakui oleh kubu Try Sutrisno. Try Sutrisno kemudian menabuh gong dibukanya Kongres Luar Biasa PKPI yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu (27/8/2016) kemarin.
KLB ini dihadiri oleh petinggi dan sesepuh PKPI juga para pendirinya. Namun tak ada Bang Yos dalam KLB yang akhirnya memilih secara aklamasi Hendropriyono menjadi ketua umum PKPI itu. Kini sudah resmi kepengurusan PKPI pecah jadi dua.
Sebagai mantan Ketua Umum PKPI, Bang Yos berharap perpecahan ini lekas selesai. "Saya ingin dua kubu itu bersatu lagi," harapnya.
Apakah harapan Bang Yos ini akan terwujud di tengah panasnya manuver para jenderal berebut partai kecil ini? (van/try)











































