Di akhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas kinerja tahunannya. Kelima pimpinan DPR menjadi pemotong tumpeng. Prosesi dilakukan di depan Ruang Sidang Paripurna DPR.
"Tentu dengan komunikasi yang baik dengan ketua partai untuk membawa parlemen ini kepada harapan masyarakat pada umumnya. 19 tahun setelah reformasi di mana ada perubahan politik di mana kebebasan menyatakan pendapat dapat tumbuh dan berkembang," ujar Ketua DPR Ade Komarudin, Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian mereka menyerahkan tumpeng tersebut di antaranya kepada Ketua MA Hatta Ali, Ketua MK Arif Hidayat dan Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari dan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono.
Rencananya potongan tumpeng ini juga akan diberikan kepada mantan Ketua DPR Akbar Tanjung dan mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Namun keduanya tidak muncul ketika dipanggil.
Pemotongan tumpeng dilanjutkan dengan acara makan bersama. Para anggota dewan peserta rapat paripurna dan awak media serta hadirin yang ada di lokasi pun mendapat kesempatan untuk makan bersama.
(erd/erd)











































