"Sudah bisa ditangani dan saat ini sudah kondusif. Ini (bentrokan ini) hanya sesaat," ujar Paulus saat dihubungi detikcom, Senin (29/8/2016).
Paulus menjelaskan kasus yang terjadi di Sugapa merupakan bagian dari bentrokan masyarakat. Mereka tidak menerima adanya penembakan kepada salah seorang warganya oleh polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pembakaran kantor Polsek Sugapa, beberapa anggota kepolisian baik itu anak istri dipindahkan ke kantor bupati untuk ditempatkan sementara. Massa sempat mendatangi kantor bupati dan melakukan negosiasi.
"Akhirnya disepakati untuk kekerasan tidak lagi dilanjutkan," ucapnya.
Paulus mengakui saat ini kantor Polsek Sugapa sudah tidak dapat digunakan lagi setelah habis dilalap api. Dia menyebut bangunan kantor Polsek Sugapa memang terdiri dari bangunan semi permanen.
Sementara itu, Paulus menyebut hari ini akan dilakukan pertemuan antara warga dengan perwakilan pemerintah yang diwakili oleh Bupati Intan Jaya dan unsur keamanan serta warga masyarakat.
"Karena kemarin tidak bisa karena tidak ada penerbangan menuju Sugapa setiap hari Minggu," ucapnya.
(tfq/Hbb)











































