"Perasaan karena namanya mobil tenggelam begini iya sedih ya," ungkap Refni Enita (58), pemilik Suzuki Karimun saat ditemui di Gedung Colony di Jalan Taman Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).
Refni mengaku kedatangannya kemarin malam di gedung tersebut untuk menghadiri acara ulang tahun keponakannya di lantai 3. Karena dia datang terlambat, maka dia harus parkir di basement gedung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas musibah yang menimpanya, dia berharap mendapat bantuan dari pihak pengelola gedung. Sebab dia merasa dengan membayar parkir, dirinya berhak mendapatkan kompensasi.
"Maunya ada partisipasi dari pengelola gedung, kita kan bayar parkir. Maunya adalah solusinya dan jalan keluar, dan mudah-mudahan ada," harapnya.
Refni merasa tidak perlu menuntut ganti rugi kepada Pemprov DKI. Refni dan perwakilan keluarga yang juga menjadi korban telah menemui pihak pengelola gedung.
"Ya coba kita lihat saja bagaimana nanti ke dia (pengelola gedung), kita kan berharap, kita positif thingking saja lah," lanjutnya.
Refni menjelaskan mobilnya memang masih mendapatkan asuransi dari perusahaan asuransi. Namun dia tidak tahu persis apakah asuransinya itu termasuk menjadi korban banjir yang dialaminya.
"Mobilnya di asuransi untuk kehilangan, tapi nanti mau ditanya dulu bisa apa tidak, kalau iya bisa besok orang asuransi datang," pungkasnya. (ega/fjp)











































