"Untuk pertama kalinya saya dideklarasikan relawan, namun baru kali ini saya dideklarasikan secara terbuka dan mudah mudahan enggak lama lagi akan ada deklrasi dari parpol sehingga apa yang diharapkan bersama akan diikuti paling kurang bagaimana ada head to head dan masyarakat fokus memilih," tutur Yusril di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (28/8/2016).
Menurut pakar hukum tata negara itu, saat ini belum ada cagub yang resmi terdaftar. Ahok pun meski mendapat dukungan 3 parpol, tetapi belum didaftarkan di KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril menyebut dalam waktu dekat akan ada deklarasi dari partai politik. Tetapi dia enggan menyebut partai mana saja yang akan mendukungnya.
"Sementara kami keep dulu, kami simpan dulu tidak dipublikasikan pada masyarakat nanti kosolidasi dari parpol akan dilakukan," ujar Yusril.
Dalam deklarasi ini memang ada Ketua DPD Demokrat DKI Nachrowi Ramli dan politikus Golkar Zainuddin (Oding), tetapi mereka hadir mewakili Badan Musyawarah Betawi. Ada pula anggota F-PPP DPRD DKI Abraham 'Lulung' Lunggana.
"Kalau ada deklarasi para relawan, (tokoh) partai datang itu sebagai pribadi bukan mewakili parpol," kata Yusril.
Soal dukungan parpol, Yusril menyatakan dirinya menghormati Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP. Menurut dia PDIP belum final mendukung Ahok dan partai tersebut sanggup mengusung pasangan cagub-cawagub sendiri. (bag/tfq)











































