Banjir di Kampung Makasar Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

Banjir di Kampung Makasar Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 28 Agu 2016 11:04 WIB
Banjir di Kampung Makasar Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah
Foto: Sisa Banjir di Kampung Makassar/Foto: Jabbar Ramdhani
Jakarta - Banjir yang menggenangi wilayah Kampung Makasar, Jakarta Timur sudah surut. Air yang sempat setinggi satu meter mulai surut sekitar pukul 05.00 WIB.

Ketua RT 06/07, Sangadi mengatakan di wilayah tempat tinggalnya air memang sering banjir jika di Jakarta terjadi hujan deras. Apalagi jika di daerah Bogor juga terjadi hujan deras yang membuat debit air di Sungai Ciliwung luber.

"Di sini kalau sudah hujan besar, ditambah di daerah atas (Bogor) juga deras, kemungkinan banjir. Tapi kalau di sini saja yang hujan deras belum tentu," kata Sangadi di lokasi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Minggu (28/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sangadi menambahkan, air di daerah tempatnya tinggal sudah surut pada pagi hari. Air sempat mencapai titik tertinggi pada pukul 02.00 WIB.

"Air di sini datang dari sore. Kebetulan lagi ada panggung hiburan di sini. Awalnya kita bisa tanggulangi, tapi air terus datang. Sampai akhirnya surut jelang pagi, sekitar pukul 05.00 WIB," ujar Sangadi setelah meninjau rumah-rumah warganya.

Sangadi mengatakan, akibat hujan semalam, sempat ada tembok rumah warga yang rubuh karena tergerus derasnya air banjir. detikcom sempat diajak melihat ke lokasi. Terlihat sebagian tembok runtuh.

"Saya tidak tahu jam berapa jebolnya, soalnya saya semalem lagi di rumah anak, di atas. Saya dikasih tahu sama orang, 'Bude jangan ke bawah (rumah, red), airnya sudah masuk semua soalnya. Temboknya ada yang jebol'. Saya baru pulang ke rumah jam 02.00 WIB. Itu saja airnya belum surut," ucap pemilik rumah, Narti.

Sementara di lokasi lainnya, Gito juga tengah merapikan sisa banjir di daerah rumahnya. Ia tinggal di RT 05/07 Kampung Makasar. Ia mengatakan banjir yang dialami di wilayah rumahnya tidak terlalu parah.

"Kalau di sini banjirnya sekitar 30 cm. Karena di sini tanahnya lebih tinggi walaupun sama-sama di deket Kali Cipinang. Air di sini sudah surut dari pukul 06.30 WIB," ucap Gito.

Gito mengaku, sempat ada petugas yang datang menyedot air yang menggenang di wilayah rumahnya. Sehingga air bisa lebih cepat surut. (fjp/fjp)


Berita Terkait