Sedikitnya ada tiga peristiwa kecelakaan yang menimpa jemaah Indonesia selama beberapa hari terakhir. Yang pertama terjadi pada Kamis (25/8/2016) lalu. Pasangan suami istri dari embarkasi Surabaya tertabrak motor yang dikendarai oleh warga Saudi di Jl Raya Ibrahim Al Halil, KM 1,7. Pemotor itu tidak menyalakan lampu.
"Keduanya akan beli pulsa di toko seberang jalan, tempat tinggal di 905, jalanan sepi pas kebetulan lampu merah, ketika sampai di tengah jalan tiba-tiba ada motor ngebut lampunya mati," kata Kasie Perlindungan Jemaah Daker Makkah Wagirun Tupan Towinangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan lainnya terjadi di pemondokan 206. Jemaah asal Padang menjadi korban tabrak lari saat menyeberang di kawasan Mahbas Jin. Jemaah tersebut terpisah dari rombongan, lalu menyeberang di jalanan. Pelaku penabrakan sampai saat ini belum tertangkap.
![]() |
Wagirun mengimbau agar para jemaah di kawasan Mahbas Jin berhati-hati saat menyeberang. Jalanan di sana cukup lebar lajurnya. Sehingga agak sulit untuk menyeberang di jalan. Ada underpass di bawahnya yang bisa dipakai, namun para jemaah enggan menggunakannya atau belum mengetahuinya.
"Ini sebelum kejadian, agar lewat terowongan, jangan malas, turun dari bus 50 meter, ini mungkin karena pertama belum tahu," terangnya.
"Kita sudah lakukan imbauan melalui mekanisme kloter dan sektor, agar berhati-hati saat di jalan, sedapat mungkin jangan seberang, ambil alternatif lain. Kemudian pelajari situasi, arah kendaraan di sana dan sini beda," tambahnya. Di Makkah setir kiri sehingga lajur yang dipakai pun berbeda. (mad/dra)












































