"Itu individu. Kalau pribadi ya silahkan saja. Justru itu menjadi pertimbangan kita semua," ujar Syarief usai menghadiri acara wisuda ke 15 Universitas Al-Azhar Indonesia di gedung Manggala Wanabakti, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2016).
Saat ditanya apakah Ruhut akan mendapat teguran lagi, setelah penghentian posisinya dari juru bicara Partai Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu siapa yang akan mengisi posisi juru bicara Partai Demokrat. Dirinya belum bisa menjelaskan siapa yang akan menggantikan posisi Ruhut Sitompul.
"Jubir masih kita pikirkan. Ini kan acak akumulatif, prosesnya nanti di internal partai," pungkas Syarief. (adf/dra)











































