Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali menjelaskan, untuk mencari pengganti Nurhadi harus melalui mekanisme serta prosedur yang telah ditetapkan. Kendati demikian, ia membuka pintu bagi siapa saja untuk mendaftar posisi sebagai Sekretaris MA.
"Nurhadi kan sudah mengundurkan diri. Lalu kemudian untuk penggantinya, untuk pengganti eselon 1A ada ketentuan prosedur penggantinya. Harus membentuk pansel. Pansel sudah disiapkan. Nanti akan diberi kesempatan umum, siapa yang berminat silakan mendaftar," ujar Hatta dalam pembukaan Karate World Championship di JIExpo Kemayoran, Jakpus, Sabtu (27/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan diumumkan (waktu untuk pendaftaran). Sampai sekarang belum diumumkan karena mekanisme persyaratan administrasinya belum rampung. Dan akan dilakukan seleksi, bukan hanya dari lingkungan Mahkamah Agung, tapi juga KemenPAN, BKN dan perguruan tinggi," jelasnya.
Nama Nurhadi ikut terseret dalam kasus suap Panitera PN Jakarta Pusat Edy Suseno dengan terdakwa Dirut PT Artha Pratama Anugerah Doddy Aryanto Sumpeno.
Dalam kasus tersebut, Nurhadi diduga berperan mengatur perkara dalam persidangan di PN Jakpus. Saksi mengatakan beberapa kali mengirim memo untuk Nurhadi tiap kali perkara yang diurusnya masuk pengadilan.
(nkn/tor)










































