Dukcapil DKI: Kalau Jujur Saat Perekaman Data, e-KTP Langsung Jadi Hari itu Juga

Dukcapil DKI: Kalau Jujur Saat Perekaman Data, e-KTP Langsung Jadi Hari itu Juga

Ray Jordan - detikNews
Sabtu, 27 Agu 2016 07:30 WIB
Dukcapil DKI: Kalau Jujur Saat Perekaman Data, e-KTP Langsung Jadi Hari itu Juga
Foto: Rangga Sencaya
Jakarta - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Edison Sianturi mengatakan, salah satu penghambat lambatnya proses pembuatan e-KTP adalah perekaman data yang tidak akurat. Untuk itu, warga diminta memberikan data yang benar saat melakukan perekaman e-KTP.

Edison mengatakan, persoalan blanko e-KTP sudah tak jadi kendala, karena ketersediaannya sudah dijamin oleh Kementerian Dalam Negeri. Namun yang jadi kendala adalah perekaman data yang tidak akurat, terutama yang datanya ganda. Jangan sampai datanya ganda.

"Masyarakat jujur saja datanya. Kalau datanya jujur, itu e-KTP langsung jadi hari itu juga. Asal datanya terjamin. Kalau masyarakat bohong, makan prosesnya akan lama," kata Edison saat berbincang dengan detikcom, Jumat (26/8/2016) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edison menjelaskan, jika warga yang mau membuat e-KTP, ternyata dia sudah pernah melakukan perekaman e-KTP sebelumnya di daerah lain, maka salah satu datanya terpaksa dihapus. Hal inilah yang membuat proses pembuatan e-KTP menjadi lama.

"Jika duplikat record, maka kewenangan menghapus datanya itu bukan di kita lagi, tapi di pusat, di Kemendagrinya. Karena sudah online sekarang, sehingga datanya mereka yang uji," kata Edison.

"Kalau datanya tunggal, itu setelah proses kira-kira satu jam, sudah bisa langsung dicetak, Jadi masyarakat hari itu merekam hari itu juga bisa diambil, atau besoknya juga bisa," tambah Edison.

(jor/jor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini