Edison mengatakan, persoalan blanko e-KTP sudah tak jadi kendala, karena ketersediaannya sudah dijamin oleh Kementerian Dalam Negeri. Namun yang jadi kendala adalah perekaman data yang tidak akurat, terutama yang datanya ganda. Jangan sampai datanya ganda.
"Masyarakat jujur saja datanya. Kalau datanya jujur, itu e-KTP langsung jadi hari itu juga. Asal datanya terjamin. Kalau masyarakat bohong, makan prosesnya akan lama," kata Edison saat berbincang dengan detikcom, Jumat (26/8/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika duplikat record, maka kewenangan menghapus datanya itu bukan di kita lagi, tapi di pusat, di Kemendagrinya. Karena sudah online sekarang, sehingga datanya mereka yang uji," kata Edison.
"Kalau datanya tunggal, itu setelah proses kira-kira satu jam, sudah bisa langsung dicetak, Jadi masyarakat hari itu merekam hari itu juga bisa diambil, atau besoknya juga bisa," tambah Edison.
(jor/jor)










































