Para tamu undangan yang datang dari 10 negara seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Meksiko, hingga Afrika Selatan itu dijamu dengan makanan khas Indonesia seperti sate maranggi, bakso, dan aneka macam es juga minuman.
Selama santap malam, para tamu pun disuguhi dengan musik karinding yang dimainkan langsung oleh ahlinya. Karinding sendiri merupakan alat musik tiup tradisional khas Sunda yang terbuat dari potongan bambu yang berbentuk pipih dengan garis membelah di tengahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Sepintas jika melihat alat musik karinding semua orang akan menyangka gampang untuk memainkannya. Namun kenyataannya tak semudah seperti melihat langsung.
Bahkan dari sekira 10 orang yang mencoba karinding, hanya delegasi dari Jepang yang mampu membunyikan karinding. Itu pun dia harus mencobanya berulang-ulang hingga memakan waktu sekira lima menit.
Selesai santap malam, para delegasi pun bersiap untuk menyajikan penampilan 'pemanasan' sebagai perkenalan langsung di hadapan warga Kabupaten Purwakarta di Taman Pasanggarahan Padjajaran. Nantinya keseluruhan penampilan para delegasi akan terjadi saat Karnaval Sampurasun berlangusng pada Sabtu 27 Agustus 2016.
Acara 'pemanasan' itu dibuka oleh penampilan tarian bamboo dan juga tari jaipong kontemporer yang menggabungkan unsur budaya Bali dan Sunda. Selanjutnya acara disambung dengan penampilan kesepuluh delegasi.
Dari pantauan detikcom, masyrakat yang sejak awal berkumpul pun nampak antusias dengan gemuruh tepuk tangan selama pertunjukan berlangsung.
(jor/jor)












































