Kisah Janda yang Bertahan Hidup 2 Hari di Hutan setelah Dianiaya Kekasih

Kisah Janda yang Bertahan Hidup 2 Hari di Hutan setelah Dianiaya Kekasih

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 26 Agu 2016 17:22 WIB
Kisah Janda yang Bertahan Hidup 2 Hari di Hutan setelah Dianiaya Kekasih
Foto: Ilustrasi
Bandung - Vincentia selamat meski muka lebam dan luka parah lantaran leher bolong akibat tikaman pisau. Perempuan 45 tahun asal Solo, Jawa Tengah, ini menjadi korban percobaan pembunuhan disertai pencurian yang didahului penganiayaan oleh kekasihnya. Sempat disangka tewas, tubuh janda dua anak tersebut dibuang pelaku ke hutan di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selama dua hari di hutan itu korban mampu bertahan hidup. Beruntung ada seorang warga setempat menemukan Vincentia. Warga langsung melapor kepada Polres Bandung. Korban kini masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di Bandung.

"Korban bisa survive. Padahal lukanya sangat parah. Ada dua luka tusuk di lehernya. Dia enggak bisa makan selama dua hari di hutan, karena kan lehernya sakit. Tusukan bagian depan leher itu melukai tenggorokannya," kata Kasatreskrim Polres Bandung AKP Niko Adi Putra via telepon, Jumat (26/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa sadis ini terjadi Kamis 4 Agustus 2016 lalu, sekitar pukul 11.00 WIB. Bermula sewaktu kedatangan Vincentia dari Solo ke Bandung untuk menjumpai kekasihnya, Y.

Vincentia tiba di Stasiun Kereta Api Bandung dan dijemput Y menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja bercat merah. Setelah itu keduanya menemui AR di kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung. AR mengajak Y dan Vincentia naik mobil Xenia perak sewaan menuju Kabupaten Bandung dengan dalih jalan-jalan ke objek wisata.

Siang itu, tak lama setelah berada di area hutan, Y langsung memukul berkali-kali wajah kekasihnya tersebut. Agar tak berontak, AR mencengkeram tangan Vincentia.

"Korban tak sadarkan diri. Lalu untuk memastikan korban meninggal, Y menusuk dua kali bagian leher korban menggunakan pisau. Para pelaku merampas barang berharga dan uang milik korban. Setelah itu, pelaku menggotong dan membuang korban di hutan," ujar Niko.

Kedua pelaku bergegas kabur. Mereka menyangka Vincentia tewas. Kartu identitas korban dibakar pelaku guna menghilangkan jejak. "Ternyata korban masih hidup dan sempat bertahan selama dua hari di hutan," kata Niko.

Pada Sabtu 6 Agustus 2016, seorang warga menemukan korban dalam kondisi lemah. Warga sigap menolong janda tersebut. "Selama dua hari di hutan, korban terus merangkak sambil mencari jalan menuju permukiman penduduk. Akhirnya ada warga yang melihat korban dan diselamatkan," tutur Niko.

Niko dan sejumlah personel Satreskrim Polres Bandung turun tangan menyelidiki. Dua pelaku ditangkap di Garut dan Cimahi, Selasa (23/8). Keduanya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (bbn/trw)


Berita Terkait